'KEBOHONGAN-KEBOHONGAN' DALAM REALITY SHOW
Masyarakat saat ini sering terbuai oleh reality show yang disebut oleh pihak produser dengan drama reality. Bagi yang tidak tahu bahwa apa yang terjadi dalam tayangan televisi adalah hanya drama yang sudah diskenario oleh pihak produsernya. Seperti yang terjadi pada acara orang ketiga, ada pemain yang berasal dari Tegal.
Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bagi masyarakat bahwa kita seringkali dibohongi oleh pihak televisi sehingga larut dalam acara tersebut. Hal ini tentu sangat tidak mendidik, karena apa yang digambarkan seolah-olah merupakan kejadian beneran.
Maka tidak selayaknya kalau masyarakat tidak memahami bahwa reality show seperti Termehek Mehek, Orang Ketiga, Mata-Mata, maupun yang lainnya.
Bahkan untuk bedah rumah saja pihak lokal atau daerah lokasi syuting perlu ada sponsor, tidak gratis seperti yang ditayangkan di televisi. Pihak production house (PH) hanya menayangkan.
Tetapi persepsi masyarakat menganggap bahwa PH tersebut merupakan pihak yang membangun rumah.
Jadi marilah kita betul-betul bersikap kritis dengan memperhatikan mana tayangan yang bohongan dan beneran, mendidik atau tidak mendidik. Ini masyarakat perlu tahu sehingga masyarakat dapat mengontrol atau memilah mana tontonan yang perlu kita nikmati.
Oleh : Taufan Arif N - SMPN 15 Kota Tegal






