IBU MUSTOFIAH

IBU MUSTOFIAH


Sosok Lembut Penuh Kreativitas

Siapapun pasti tidak  menyangka dan menduga kalau  Ibu Mustofiah yang terlihat biasa-biasa saja ternyata  memiliki kreativitas yang sangat tinggi. Beliau tidak hanya sekedar mengajar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di SMP N 15 Tegal. Sosok Ibu yang lembut ini mementahkan anggapan tentang kalau guru senior kebanyakan tidak kreatif, pasrah, dan membosankan. Tetapi Ibu Mustofiah ini adalah kekecualian. Dengan segala keterbatas- annya sebagai seorang ibu, guru PLH ini mengajar dengan penuh kegigihan atau semangat, dan yang paling pantas diacungi jempol adalah beliau mengajar dengan kreativitas yang sangat tinggi.


Berbekal ketekunan-nya, ibu yang selalu tersenyum dengan lembut terus melakukan eksperimen. Segala hal tidak luput untuk selalu mencoba apa yang belum pernah dicoba, untuk mendapat hasil terbaik. Sebagai seorang ibu yang penuh dengan keterbatasan waktunya, beliau mengerjakan   kegiatan  di   rumah  saat - saat    waktu senggang, dan karena hanya mengandalkan kemampuan diri. Proses kreatif  ini tidak lepas dari motto beliau yaitu ”Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, Hari besok harus lebih baik dari hari ini”ucapnya saat ditanya motto hidup beliau.


Kekreatifan ibu dari 3 anak ini sudah bisa menghasilkan sesuatu dari kreatifitasnya seperti,  vas bunga yang terbuat dari botol bekas, gayung, lampion, yang terbuat dari botol Mizon bekas dan kap lampu yang membuat orang terpesona, terakhir dan baru-baru ini  beliau bereksperimen membuat kerupuk dari nasi bekas dan itu berhasil menarik perhatian semua orang sehingga orangpun tertarik mencobanya dan akhirnya kerupuk itu memiliki nilai jual yang lumayan.

Kepedulian Lingkungan

Sebagai pengajar PLH, kepedulian akan pentingnya penggunaan barang bekas selalu beliau ‘kampanyekan’ kemana-mana. Itu tidak lepas dari pemikiran beliau ke depan, tentang bahaya dari sampah yang tidak bisa membusuk, anorganik. bu yang berkacamata ini mengaku bahwa  mata pelajaran  PLH itu sangat penting dan bermanfaat. Berguna untuk bertujuan mengenalkan, melestarikan, mengembangkan PLH agar masyarakat peduli dengan lingkungan hidup.


Beliau berpesan sebaiknya semua peduli pada lingkungan hidup karena peduli terhadap lingkungan hidup itu penting untuk melestarikan penghijauan. Peduli terhadap lingkungan hidup juga dapat dilakukan dengan mengelola barang bekas yang tidak berguna  menjadi barang  yang bermanfaat yang juga mempunyai nilai jual.


Tidak mengheran - kan kalau kreatifitasnya membawa guru PLH ini dimintai bantuan untuk memberi kursus atau pelatihan singkat bagi ibu-ibu PKK di lingkungannya maupun dimintai bantuan oleh para kenalan atau koleganya. Bu Mus di depan para ibu-ibu tidak hanya ekedar memberi pelatihan bagaimana mengolah atau memanfaatkan barang  atau makanan bekas, tetapi yang terpenting dari semua itu dalah memberi dorongan kepada mereka untuk bagaimana memelihara lingkungannya. Rusaknya lingkung-an mungkin tidak dirasakan oleh kita, tetapi anak cucu kita yang akan merasakannya?” Kata beliau. Lebih lanjut beliau enyampaikan bahwa kalau kita tidak memelihara lingkungan maka kita akan memberi kesengsaraan bagi anak turun kita. “Seperti ekarang ini, dimana cuaca tidak menentu. Di sisi lain, kualitas lingkungan kota kita juga semakin menurun. Dosa lo kalau lingkungan hidup tidak kita pelihara,” pungkas beliau kepada tegalinfo. (rief)

Last Updated ( Saturday, 09 January 2010 23:49 )

 

ARRUM, HARAPAN MASA DEPAN TENIS INDONESIA?

ARRUM, HARAPAN MASA DEPAN TENIS INDONESIA?

Melihat prospek petenis belia asal Kota Tegal, Arrum Damarsari, tentu menjadikan sebuah harapan bagi masyarakat Tegal bahkan Indonesia. Betapa tidak, dalam beberapa kurun waktu terakhir ini, kemajuan dari petenis putri yang berusia 12 tahun ini sangat pesat. "Right on the track," kata pelatih fisiknya, Taufan. "Tetapi semua itu tinggal tergantung pada kedua orangtuanya, harus sabar dan siap biaya, karena tenis bukan olahraga yang murah,  dan jangan sampai tergoda pelatihan yang ecek-ecek tetapi jual omongan besar," ungkapnya.


Arrum Damarsari yang kini bersekolah di SMP Negeri 14 Tegal merupakan salah satu dari calon bintang tenis yang mulai bersinar.
Dalam kejuaraan terakhir di Pemalang Open 2009, Arrum menjadi juara tunggal dan ganda kelompok putri 12 tahun. Bahkan pada kejuaraan di Cirebon, Remaja Bangkit, Arrum yang baru berusia 12 tahun ini  mencoba terjun di KU 14, hasilnya luar biasa. Pada babak semifinal, andalan Cirebon yang juga mantan rekan sesama klubya di Tegal, Lian, dihabisi dengan skor telak, 62, 62.


Pencapaian hasil ini tentu luar biasa, dengan tolok ukur Lian yang dulu saat pertama masuk ke sebayu PU Tennis Club (SPTC) Kota Tegal, Lian diberi skor 1 atau 2. Tetapi setelah digembleng di SPTC gantian Lian yang mengalahkannya. Kemudian Lian yang sudah mulai maju pesat rupanya pindah ke lain hati, pindah ke Ardi, pelatih dari Bogor. Pelatihan di tempat Ardi rupanya menjadi motivasi Arrum untuk lebih berprestasi lagi, mengalahkan Lian. Tidak sia-sia tekad tersebut, sehingga babak semifinal menjadi ajang pembantaian buat Lian yang merupakan kebanggan dari masyarakat Cirebon.

RAJIN LATIHAN MANDIRI

Keberhasilan Arrum menjadi petenis yang mulai diperhitungkan oleh para petenis kelompok umur 12 lainnya tidak lepas dari peran para pelatihnya, seperti Purnomo,Taufan, Ajis, dan Giri, serta peran orang tuanya, Suroyo dan Rizkiyah.


Latihan yang sudah terprogram diklubnya tak membuat Arrum menjadi malas berlatih mandiri. Dengan pengawasan orang tuanya anak tertua dari pasangan Suroyo dan Rizkiyah ini selalu melakukan latihan mandiri di pagi hari. "Ini merupakan kiat supaya Arrum bisa bersaing dengan petenis daerah lain, kalau nda melakukan latihan mandiri maka kemajuannya tidak akan signifikan," ujar Suroyo yang menjabat Kanitserse di Polsek Margadana.


Arrum yang kelahiran tanggal 17,  bulan Juni,  tahun 1998, mempunyai dua adik yaitu Satriyo dan Galuh tidak banyak berkomentar tentang prestasi dirinya. Dia lebih suka bekerja keras dari pada bicara.


Ciri khas atau keistimewaannya Arrum adalah selalu memanfaatkan lebar lapangan, dan pukulan yang dipunyainya akurasinya tinggi, sehingga membuat lawannya kesulitan untuk mengembalikan pukulan-pukulannya. Apalagi seringnya bola  jatuh pada sudut kanan kiri lapangan lawan.  Itulah kunci kesuksesannya dia selama ini.


"Kalau dia mempunyai power dan pukulan swing yang mantap maka dia siap memasuki KU 14," ungkap pelatih fisiknya, Taufan. Sedangkan orang tuanya, Suroyo, mengungkapkan kalau Arrum pada tahun ini (2010) sewaktu -waktu akan diterjunkan ke KU 14, "Nanti melihat kakak angkatannya naik ke KU 16, nunggu Idhun dan Woyla serta yang lainnya naik ke 16, " jelasnya. (rief)

Last Updated ( Sunday, 10 January 2010 13:43 )

TEKUWIH ATAU BADA LAYAH DI TEGAL

Tegal – Malam ini, Rabu (4/3), atau tepatnya ba’da Maghrib menjelang Isya, masyarakat yang masih menganut ajaran sinkretisme di Tegal merayakan Tekuwih atau bada layah. Tekuwih dirayakan pada malam bulan ke delapan bulan Maulud.

 

Maka tidak mengherankan kalau menjelang Tekuwih, pasar-pasar menjadi lebih ramai, panjang, atau mbludak. Jualannya untuk kebutuhan Tekuwih, seperti buah-buahan, rengginang, dan juada pasar seperti kembang setaman, otok owok, arang-arang kambang, macam-macam pisang.

 

Makanan-makanan tersebut dijadikan satu paket di atas layah. Paket tersebut diberikan kepada para tetangga, mushalla, masjid, atau jamiahan. Maka tidak mengherankan kalau mnjelang Maghrib mushalla ataupun masjid ramai penuh sesak dengan jamaah. Menariknya setelah shalat Maghrib, dan menerima makanan di atas layah, mereka pulang walau adzan Isya sedang berkumandang. Loo…

 

Menurut yang mempercayai perayaan ini, asal muasal prosesi ini untuk memperingati ngidamnya ibu Nabi Muhammad, Aminah. Padahal ngidam itu tidak ada dalam tradisi arab atau timur tengah, jadi ….! Wallahu’alam Bisawab. (Rif).

Last Updated ( Wednesday, 04 March 2009 23:50 )

Bursa Otomotif

Taruna CX Th. 2004
Biru Tua Metalik Original, Harga 98,5 juta (nego)
Hub. Edi Hp. 0815652596, 0283 3328886

Feroza Th. 95
Biru, Harga 53 juta (nego), Hub. Lukman 081548074999

Suzuki Baleno Th. 97
Silver, Plat B, Harga 75 juta (nego)
Hub. Fauzi 085842103999

Escudo JLX Th. 95
Merah Maroon Ori, TV, Sound System, Plat E, Harga 79 juta (nego), Hub. Fauzi Hp. 085842103999

Statistik

Content View Hits : 62872